25 Oktober 2011

Apa Artiku untuk Kamu?

Pernahkah gak sih kamu bertanya-tanya, sebesar apa arti kamu buat orang lain? 
Entah kenapa, saat terbangun dari tidur siang tadi, aku bertanya hal itu pada diriku sendiri. Kira-kira orang-orang lain itu menganggap aku apa. Orang biasakah? Orang nyebelin? Atau mungkin orang yang dikangenin? 
Dan melalui pemikiran panjang, aku sadar ternyata aku masih bukan siapa-siapa. Aku belum berarti penting bagi orang lain, bahkan orang-orang terdekatku. Buktinya simpel, di saat aku sedang bad mood parah, butuh temen, gak ada satupun yang ada untuk aku di sini, di sampingku. Padahal aku cuma butuh ditemeni duduk-duduk, ngobrol, dan mungkin sambil makan es krim. Aku cuma butuh ditemeni sms-an atau chatting semaleman. Aku cuma butuh ditemenin waktu lagi sendiri dan mendengar cerita-ceritamu. Tapi gak ada, gak ada satu pun yang mau. Gak ada satupun yang bisa ada di sampingku. Oke, maybe it sounds egois. Tapi ya begitulah kenyataannya. Saya butuh orang yang mau perhatian sama saya, apalagi saya jauh dari orang tua. 
Ah, mungkin saya juga belum seberapa peduli dengan orang lain sehingga mereka pun tidak seberapa peduli pada saya. Atau mungkin saya ini tipikal orang yang mudah sayang sama orang-orang lain di sekitar saya, tapi saya tidak lovable. 
Bagaimanapun juga, saya tahu ada yang selalu sayang sama saya. "Ya Allah, even when everyone leaves my side, let me take comfort in the fact that You are closer to me than my jugular vein [50:16]"

0 koment: